Kondisi Perekonomian Membaik, Suzuki Tatap 2017 Dengan Optimistis

Fri, 20 January 2017 - 14:34 | Dilihat : 67
2a64e237-4877-46c3-b23b-c1dcba.jpg

Kondisi perekonomian yang kurang baik di tahun 2016 turut berpengaruh ke industri otomotif. Seperti halnya yang dialami PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), dengan penjualan yang hampir turun setengahnya.

"Hampir 50 persen penjualan kami di kendaraan niaga dan kalau kita bilang kendaraan niaga ini salah satu indikator pertumbuhan industri otomotif biasanya kita jualan pikap itu di angka 6.000. Tahun 2016 yang lalu kita truk kita 2.500-an lebih tinggal segitu secara kontribusi overall jualan kita juga berkurang banyak biasanya kita no.3 jadi no.4," ungkap Direktur Marketing 4W PT SIS, Donny Saputra saat berkunjung ke markas detikOto, Kamis (19/1/2017).

Namun pihaknya optimis menatap tahun 2017 seiring dengan beberapa indikator perekonomian yang terus membaik. Pasalnya di Desember 2016 lalu SIS berhasil menjual kendaraan niaganya 5.200 unit.

"Tapi di bulan Oktober, November, Desember kita melihat tendensi positif di penjualan pikap saat kita dig more (menggali lebih dalam lagi) ternyata banyak variabel 'kondisi perekonomian membaik'. Harga sawit mulai naik, kemudian tata niaga batu bara," sambung Donny.

"Sehingga di 0ktober-Desember 'industri menengah dan kecil' getting better itu refleksi jualan kami bahkan di bulan Desember kita jualannya udah 5.200-an sudah hampir mendekati tahun 2015," lanjut Donny.

Di 2017, Donny berharap tren positif perekonomian masih berlanjut sehingga target Gaikindo untuk menjual 1,1 juta unit mobil di 2017 bisa tercapai.

Sumber : www.detik.com

Lihat juga

jQuery Slider
Top